Rx Kosmetik terhadap Kulit

Faktor yang berpengaruh

Faktor2 yg mempengaruhi hasil pemakaian kosmetik pada kulit, yaitu:
  •  Faktor  manusia
  •  Faktor kosmetik
  •  Faktor lingkungan
  •  Interaksi ketiga faktor
– Faktor Manusia
Beberapa orang tertentu berkulit sensitif, shg   kosmetik yg bagi orang lain tdk berpengaruh   apa2, baginya dapat menimbulkan iritasi. shg diperlukan pengetahuan mengenai seluk beluk kulit.
Perbedaan pandangan mengenai kecantikan   (aesthetic behavior).
Perbedaan ras warna kulit
Asia (coklat)Eropa /kaukasia (putih)
WARNA MERAH

Ditentukan oleh:

ü oxyhemoglobin (warna merah)
ü hemoglobin tereduksi (warna merah kebiruan)
ü melanin (warna coklat)
ü keratohyalin (memberikan penampakan opaque)
ü lap. Stratum korneum (putih kekuningan/keabu2   an)
ü carotene (warna kuning)
ü eleidin (dlm stratum lusidum yg hanya terlihat pd   kulit yg menebal (tumit kaki)
* Yg paling menentukan warna kulit adalah pigmen   melanin.
* Jumlah, tipe, ukuran & distribusi pigmen melanin   menentukan variasi warna kulit berbagai   golongan ras/bangsa di dunia.
-FAKTOR KOSMETIK
q Bahan baku tdk berkualitas tinggi, iritan, alergenik,   aknegenik, toksik atau photosensitizer.
q Formulasi tdk sesuai dengan jenis kulit & keadaan   lingkungan.
q Prosedur pembuatan tdk canggih dan higienis.
-FAKTOR LINGKUNGAN
o Di negara2 tropis seperti Indonesia, matahari yg   bersinar terik hampir sepanjang tahun,   menyebabkan kulit lebih berkeringat &   berminyak.
o Kosmetik pelembab (moisturizer) yg lengket   berminyak utk kulit orang Eropa yg kering di   iklim dingin, jika digunakan oleh orang   Indonesia, kosmetik ini dapat merangsang   terjadinya jerawat (acnegenic).
REAKSI NEGATIF PADA KULIT
o Sudah ditemukan sejak lama (sebelum pengetahuan   kosmetik  menjadi ilmiah & modern).
o Sampai sekarang masih ditemukan, seperti:
oDi  Paris  20% kerusakan kulit akibat kosmetik (Sidi, 1956).
oDi Hamburg (Jerman),  10% dermatitis (penyakit kulit yg disebabkan oleh adanya kontak dgn bahan yg bersifat iritan thd kulit) disebabkan oleh kosmetik.
oDi RSCM Jakarta, 18,3% pasien yg menderita noda2 hitam di permukaan kulit disebabkan oleh kosmetik.\

Pada dasarnya ada 2 tipe reaksi negatif kulit akibat pemakaian kosmetik yg tdk aman:

1.Reaksi toksik
2.Reaksi intoleransi/alergi
ØReaksi toksik
vKerusakan pd organisme akibat kerja dari suatu bahan yg bersifat racun.
vBahan ini dikenal sbg iritan primer & efeknya disebut iritasi primer.
Ø Pemakaian kosmetik yg dikombinasi, dapat juga menimbulkan iritasi, disebut sensitisasi silang (cross sensitization).
Ø Contoh: cat warna rambut yg mengandung pigmen, jangan digunakan bersamaan/kombinasi dgn bahan kosmetik yg mengandung derivat petroleum.
Ø Bahan pembawa (vehicle) juga dapat menentukan apakah bahan tsb iritan atau tidak.
Ø Contoh: suatu pigmen yg dapat ditolerir dgn baik oleh kulit jika ada di dalam bedak, dapat menimbulkan iritasi jika ada di dalam pembawa berbentuk krim.
JENIS2 REAKSI NEGATIF
1.Iritasi
2.Alergi
3.Fotosensitisasi
4.Jerawat (acne)
5.Intoksikasi
6.Penyumbatan fisik
FAKTOR yg mempengaruhi reaksi negatif

Berat ringannya reaksi negatif kosmetik, tergantung pd:

1.Lamanya kontak
2.Lokasi pemakaian
3.pH kosmetik
Kosmetik yg dapat menimbulkan reaksi negatif
1.Kosmetik pemutih kulit yg mengandung merkuri
2.Kosmetik pemutih kulit yg mengandung hidrokinon
3.Krim utk wajah
4.Kosmetik tabir surya (sunscreen)
5.Cat rambut
6.Parfum
7.Deodoran dan antiperspiran
8.Lipstik

Silahkan Cuap-cuap

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s