INTERAKSI OBAT (ANTIHIPERTENSI)

Dahulu saya dan teman-teman sering diberi tugas oleh dosen untuk persentasi.

Berikut merupakan hasil persentasi dari teman2 saya ^^ karena hanya dalam bentuk mentahan dan rangkuman jadi jangan menjadikan tulisan disini sebaga referensi/ jawaban2 pasti. silahkan cek jurnal dan buku2 yang kalian miliki untuk memastikan jawabannya.

walaupun saya pribadi merasa ini sudah benar untuk dijadikan kata kunci :)

Baca lebih lanjut

TETRASIKLIN

•Tetrasiklin ditemukan oleh Lloyd Conover dipatenkan tahun 1955.
•Tetrasiklin yang pertama à Streptomyces aureofaciens.
•Kemudian ditemukan OksitetrasiklinàStreptomyces rimosus.
•Tetrasiklin dibuat semisintetik dari Klortetrasiklin, tetapi juga dapat diperoleh dari spesies Streptomyces lain.
Sifat Umum
•Spektrum antibakteri: gram +, gram -, aerob, anaerob, spiroket, mikroplasma, riketsia, klamidia, legionela, protozoa tertentu (spektrum luas)
•Efek non terapi : reaksi kepekaan, toksik dan iritasi, reaksi akibat perubahan biologi

KLORAMPHENIKOL

Kloramfenikol berasal dari:
  •   streptomyces venezuelae
  •   Streptomyces phaeochromogenes
  •   Sterptomyces omiyamensis

Sejak tahun 1950 sudah dibuat secara sintesis dan diperoleh struktur kimianya yaitu:

•1-(p-nitrofenil)-2-diklorasetamido-1,3-propandiol
•Pada tiamfenikol gugus NO2 diganti –SO2-CH3
SIFAT FISIKA DAN KIMIA
•Zat ini larut sedikit dalam air (1:400) dan relatif stabil.
•Obat ini diinaktifasi dengan mereduksi gugus nitro dan menghidrolisis ikatan amida, serta terjadi asetilasi.
•Turunan kloramfenikol khasiatnya tidak ada yang melebihi kloramfenikol.
•Karena sangat pahit, pada anak-anak digunakan  bentuk ester palmitat. Senyawa ini akan aktif setelah mengalami hidrolisis dalam tubuh.
•Untuk dewasa dapat dibuat dalam bentuk kapsul.
•Untuk pemakaian parenteral digunakan garam  ester natrium monosuksinat.
Spektrum dan Daya Kerjanya
•Kloramfenikol mempunyai spektrum antimikroba yang luas.

PENYAKIT INFEKSI DAN SISTEM PERTAHANAN TUBUH

INFEKSI:

§Bila mikroorganisme masuk ke dalam tubuh dpt menyebabkan berbagai gangguan fisiologis tubuh sehingga timbul penyakit
§Sistem pertahanan tubuh dapat melakukan proses spesifik maupun non spesifik untuk menolak, mencegah, dan menghancurkan bibit penyakit.
§Penyakit infeksi dapat menular ke orang yang sehat shg populasi penderita makin meluas
2 Tipe mikroorganisme :
Mikroorganisme patogen: Mikroorganisme yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan
Mikroorganisme non-patogen: Mikroorganisme yang tidak menyebabkan penyakit.

Faktor dalam epidemiologi penyakit infeksi

  • Kepadatan penduduk
  • Genetika
  • Pertahanan tubuh individu

GOLONGAN MAKROLIDA

ERITROMISIN

Eritromisin termasuk golongan makrolida -  Streptomyces erythreus

Yang termasuk golongan makrolida yang lain adalah:

—Karbomisin A dari  Streptomyces halstedii
—Calkomisin  Streptomyces bikiniensis
—Josamisin  Streptomyces kitasatoensis
—Oleandomisin           Streptomyces antibioticus
—Spiramisin  Streptomyces ambofaciens
—Tilosin  Streptomyces fradiae